setitis setitik jatuh
limpahan si penuhi pipi
tiada kesudahan, semakin deras
perlukah diteruskan
mengikutkan perasaan, seperti tiada perhitungan
yang menentu sering mnguji
yang merancang sentiasa diberi
biar ia berlalu untuk ku ukir tangisan yang lalu sebagai pengajaran
penat lelah tersedu-sedu tidak akan ada penyelesaian
hanya sedekah perit hati
berlabuhlah diri untuk hari ini
untuk hari ini agar ada yang seiring
untuk penganti jangan biar titisan tidak terhenti
gelap hati kendian hari
sabar berdoa agar diberkati kelak
penemuan baru untuk terus dicetak
dan menjadi rentak ku di sana...

No comments:
Post a Comment